Sunday, January 17, 2021
Home Puasa Bacaan Doa Niat Puasa Ramadhan 1439 H / 2018 M

Bacaan Doa Niat Puasa Ramadhan 1439 H / 2018 M




Niat Puasa Ramadhan – Innamal A’malu Binniyat artinya adalah “sesungguhnya amal perbuatan itu bergantung kepada niatnya”. Jika demikian maka mengucapkan niat dengan melafalkannya sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan adalah wajib hukumnya!

Pada bulan Ramadhan umat Islam diperintahkan puasa selama sebulan penuh dengan menahan lapar dan haus sejak sebelum terbit sang fajar hingga terbenamnya sang matahari. Sebelum kita melakukan puasa haruslah menyadari untuk niat melakukan ibadah puasa hanya semata-mata karena Allah.

Hal terpenting dalam niat puasa Ramadhan adalah niat itu sendiri, niat tersebut tercetus pada malam hari sebelum tiba waktu subuh. Ini yang membedakannya dengan puasa sunnah pada umumnya seperti Puasa Rajab dan Puasa Sya’ban pada bulan lalu. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang belum berniat puasa di malam hari (sebelum subuh) maka puasanya batal” (HR. An Nasa’i)

Gambar BBM Niat Puasa Ramadhan

Lantas bagaimana lafadz penulisan dan cara membaca niat puasa Ramadhan yang benar? Kapan sebaiknya membaca niat puasa? Apa arti dan penjelasan tentang bacaan niat puasa Ramadhan? Berangkat dari sana tim Batu Media akan memberikan info tentang bacaan doa niat puasa yang biasanya di ucapkan bersama-sama setelah menjalankan ibadah sholat Tarawih dan Witir.

Do’a Niat Puasa

نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانَ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالى

“Nawaitu sauma ghadin an’adai fardi syahri ramadhana hadzihisanati lillahita’ala”

Artinya: “Sengaja aku berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu puasa pada bulan Ramadhan bagi tahun ini karena Allah Taala”

Niat adalah syarat sahnya amal, Ibnu Hajar Al ‘Asqalaaniy berkata, “Para fuqaha (ahli fiqh) berselisih apakah niat itu rukun (masuk ke dalam suatu perbuatan) ataukah hanya syarat (di luar suatu perbuatan)? Yang kuat adalah bahwa menghadirkan niat di awal suatu perbuatan adalah rukun, sedangkan istsh-hab hukum/menggandengkan dengan suatu perbuatan (tidak berniat yang lain atau memutuskannya) adalah syarat.”

Hukum berniat untuk berpuasa adalah wajib, dengan kata lain tidak sah puasa wajib ataupun puasa sunnah kecuali jikalau berniat. Niat merupakan hal awal yang jadi penentu bagi apa yang kita kerjakan.

Semoga kita semua selalu diberi keberkahaan, kekuatan dan keimanan untuk tetap bisa menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1439 H ini dengan lancar mulai dari awal hingga akhir menjelang lebaran hari raya Idul Fitri. Amminn, Happy Ramadhan!

*Penting: Ini bacaan do’a berbuka puasa yang benar!




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Kenapa Banyak Orang Rentan Kena Diare Saat Banjir?

Banjir cukup sering terjadi di wilayah tertentu di Indonesia. Tidak hanya aktivitas warga yang terhambat serta banyaknya kerugian secara finansial, banjir juga seringkali memunculkan...

Menilik Beragam Manfaat Pinjaman Modal Usaha Kecil

Usaha kecil merupakan usaha yang penting karena bisa menghidupi dan sebagai sumber penghasilan utama untuk pemiliknya, sehingga usaha kecil ini tidak bisa...

Bolehkah Minum Air Kelapa Saat Sakit Maag?

Maag membuat penderitanya harus pandai mengatur pola makan serta gaya hidupnya sehari-hari. Ada berbagai pantangan makanan hingga kebiasaan yang harus dihindari jika...

Menilik Layanan Galeri Provider, Apa Saja?

Sebagai salah satu provider di Indonesia, kiprah Smartfren tentu tidak bisa dianggap enteng. Smartfren telah telah hadir selama bertahun-tahun ditengah-tengah persaingan antar...

Recent Comments