LIVE! Indonesia vs Vietnam, 3 Desember 2016 - 19.00 WIB "Klik Disini"
LIVE! Bali United vs Arema, 3 Desember 2016 - 19.00 WIB "Klik Disini"
LIVE! El Clasico Barca vs Madrid, 3 Desember 2016 - 22.00 WIB "Klik Disini"

Jadwal Leicester City di Liga Inggris 2016/2017 Terlengkap

Advertisement
Jadwal Leicester City - Ini dia jadwal pertandingan Leicester City di Premiere League! Tottenham Hotspur, Arsenal, Manchester City, Manchester United, Liverpool dan West Ham United akan siap mengganjal sang juara bertahan. Catat, simpan atau download jadwal bola dibawah ini:

Jadwal Leicester City Minggu Ini

TANGGAL PERTANDINGAN VENUE
AGUSTUS
13 Agustus 2016 Hull City vs Leicester KC Stadium
20 Agustus 2016Leicester vs Arsenal King Power
27 Agustus 2016 Leicester vs Swansea King Power
SEPTEMBER
10 September 2016 Liverpool vs Leicester Anfield
17 September 2016Leicester vs Burnley King Power
24 September 2016 Man United vs LeicesterOld Trafford
OKTOBER
1 Oktober 2016 Leicester vs Southampton King Power
15 Oktober 2016 Chelsea vs Leicester Stamford Bridge
22 Oktober 2016 Leicester vs Crystal Palace King Power
29 Oktober 2016 Tottenham Hotspur vs Leicester White Hart Lane
NOPEMBER
5 Nopember 2016 Leicester vs WBA King Power
19 Nopember 2016 Watford vs Leicester Vicarage Road
26 Nopember 2016 Leicester vs Middlesbrough King Power
DESEMBER
3 Desember 2016 Sunderland vs Leicester Stadium of Light
10 Desember 2016 Leicester vs Man City King Power
13 Desember 2016 Bourneouth vs Leicester Dean Court
17 Desember 2016 Stoke vs LeicesterBritannia
26 Desember 2016 Leicester vs Everton King Power
31 Desember 2016 Leicester vs West Ham King Power
JANUARI
2 Januari 2017 Middlesbrough vs Leicester Riverside
14 Januari 2017 Leicester vs Chelsea King Power
21 Januari 2017 Southampton vs Leicester St Mary's
31 Januari 2017 Burnley vs Leicester Turf Moor
FEBRUARI
4 Februari 2017 Leicester vs Man United King Power
11 Februari 2017 Swansea vs Leicester Liberty
25 Februari 2017 Leicester vs Liverpool King Power
MARET
7 Maret 2017 Leicester vs Hull City King Power
14 Maret 2017 Arsenal vs Leicester Emirates
20 Maret 2017 West Ham vs Leicester Olympic Stadium
APRIL
1 April 2017 Leicester vs Stoke King Power
4 April 2017 Leicester vs Sunderland King Power
8 April 2017 Everton vs Leicester Goodison Park
15 April 2017 Crystal Palace vs Leicester Selhurst Park
22 April 2017 Leicester vs Tottenham Hotspur King Power
29 April 2017 WBA vs Leicester The Hawthrons
MEI
6 Mei 2017 Leicester vs Watford King Power
13 Mei 2017 Man City vs Leicester Etihad
21 Mei 2017 Leicester vs Bournemouth King Power

Bukan hal mudah bagi Leicester City mempertahankan gelar Liga Inggris yang diraihnya musim lalu. Duo tim asal Kota Manchester telah mendatangkan nahkoda baru mereka, Josep Guardiola di Manchester City dan Jose Mourinho di kubu The Reds Devils. Tim medioker seperti The Blues Chelsea juga turut serta mengontrak pelatih timnas Italia di EURO 2016, Antonio Conte untuk menukangi mereka.

Leicester City Fans Girl

Jangan lupakan pula Arsenal dan Gooners yang masih tetap sabar dan tabah menggunakan jasa sang Profesor Arsene Wenger. Di musim lalu Arsenal bermain layaknya tim juara, sepertinya Arsenal telah lepas dari adzab sebagai penghuni tetap urutan keempat di klasemen Liga Inggris, namun sayang meski bermain bagus Arsenal belum bisa meraih gelar juara, meskipun hanya berjarak 10 angka dari Jamie Vardy dkk.

Tottenham Hostpur, Southampton, West Ham United, dan Stoke City diprediksi masih menjadi lawan tangguh bagi Leicester City, bagaimana tidak, permainan impresif Tottenham Hotspur terbukti menjadi tekanan batin bagi Claudio Ranieri. Sebagai tim dengan selisih gol terbaik di Premiere League musim lalu, bukan tidak mungkin Tottenham Hostpur akan menjadi pesaing utama The Foxes.

Bagaimana dengan Liverpool? Meskipun menyumbang 12 pemain untuk ajang EURO 2016 (sumbangan terbanyak dari klub di Liga Inggris), nyatanya taktik gegenpressing yang dibawakan oleh Jurgen Klopp dan di gembar-gemborkan oleh Liverpudlian tidak dapat dijalankan dengan baik oleh para pemain asal kota Liverpool ini, belajar ke Marco Reus tentang taktik gegenpresing mungkin adalah langkah paling logis untuk saat ini.
Advertisement
BAGIKAN:

+1