Karl Landsteiner Penemu Golongan Darah Asal Austria

Advertisement
Karl Landsteiner - Tidak salah jika Google memberikan penghormatan kepada ilmuwan jenius keturunan Yahudi ini lewat Google Doodle. Berkat jasa Karl Landsteiner, orang dapat mentransfusi darahnya dengan aman dan tidak sembarangan untuk menstrafusi darah.
Karl Landsteiner, Penemu Golongan Darah

Ya, Karl Landsteiner adalah ilmuwan penemu empat golongan darah yang kita kenal hingga saat ini yaitu golongan darah A, B, AB dan O. Seperti dikutip dari biografi Karl Landsteiner yang terdapat di situs Wikipedia, ia lahir pada tanggal 14 Juni 1868 di Wina Austria dan meninggal pada tanggal 26 Juni 1943 di New York, Amerika Serikat pada usia 75 tahun.

Sumbangan Landsteiner pada bidang patologis, histologi dan imunologi amat besar. Ia melakukan observasi secara cermat. Penemuannya yang sangat terkenal adalah mengenai penggolongan darah yang dipakai hingga sekarang.

Tahun 1875 ia menyakatan jika manusia ditransfusi darah hewan, maka darah asing ini akan menggumpal dan pecah dalam pembuluh darah manusia. Ia menunjukkan reaksi yang sama juga terjadi pada transfusi antar manusia dapat menyebabkan syok atau reaksi lainnya.

Penemuannya ini awalnya kurang mendapat perhatian hingga tahun 1901. Di tahun tersebut ia mengklasifikasikan golongan darah menjadi A,B,AB dan O. Dia juga menunjukkan bahwa transfusi antar golongan darah A atau B tidak menyebabkan kerusakan sel seperti jika transfusi dilakukan pada golongan darah yang berbeda.

Ilmuwan yang pernah mengenyam pendidikan di University of Vienna ini juga pernah meraih Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1930. Hal ini menjadikannya sebagai orang ketiga asal Austria yang meraih Nobel pada kategori ini.

Karl Landsteiner, Penemu Golongan Darah A, B, AB dan O

Sebelumnya pada tahun 1914, nama Robert Bárány terlebih dahulu di anugrahi nobel dalam Fisiologi dan Kedokteran setelah melakukan penelitian apparatus vestibularis pada telinga dalam. Di tahun 1927, nama Julius Wagner-Jauregg juga berhasil meraih penghargaan setelah ilmuwan ini melakukan penyembuhan kelumpuhan umum dengan infeksi yang disebabkan oleh malaria.

Selain Karl Landsteiner sang penemu golongan darah asal Austria, sejatinya ada dua nama lagi ilmuwan satu negara dengan dirinya yang juga pernah meraih perhargaan nobel di bidang kedokteran, yaitu Otto Loewi (1936) dengan karya mengenai transmisi impuls saraf melalui neurotransmiter.

Serta Konrad Lorenz pada tahun 1973 yang melakukan penelitian pada tingkah laku hewan sosial, terutama penjelasan "bahasa tarian" pada lebah dan bagaimana burung muda menjadi bergantung pada induknya.

So, sekarang sudah tahukah Anda siapa penemu golongan darah A, B, AB dan O? Ya, jawabannya adalah Karl Landsteiner! Share ke akun sosial media kalian ya.
BAGIKAN:

+1