Pelatih Arema Cronus, Suharno Meninggal Usai Pimpin Latihan

Advertisement
Suharno Meninggal - Kabar duka menyelimuti Arema Cronus. Pelatih yang sukses membawa Arema memenangi berbagai gelar diajang pramusim ini meninggal di puskesmas kawasan Pakisaji seusai memimpin latihan tim Singo Edan di Stadion Kanjuruhan Malang.

Kabar ini tentu mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, beberapa hari lalu Suharno sempat memimpin Arema menaklukkan Persib Bandung pada laga persahabatan untuk merayakan hari jadi Arema ke-28 di Stadion Kanjuruhan.

Kepastian kabar meninggalnya Suharno diinfokan melalui akun twitter resmi Arema Cronus, @AremaCronus. Pelatih disapa Once ini meninggal di sebuah Puskesmas bernama Pakisaji. Sebelumnya sang arsitek sempat memimpin skuat Singo Edan berlatih di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (19/8) sore.

Suharno

"Innalillahiwainalillahirojiun..telah wafat guru dan pelatih kami Coach Suharno di puskesmas pakisaji. Semoga khusnul khotimah.#aremaberduka" bunyi pernyataan resmi di twitter Arema.
Saat dihubungi, manajer Arema Rudy Widodo dan CEO Arema Iwan Budianto belum memberikan jawaban. ponselnya tak diangkat, begitu juga pesna singkat yang dikirimkan belum dibalas.

Disisi lain Persib Bandung, yang notabene adalah musuh bebuyutan Arema Cronus dalam memperebutkan gelar juara berbagai turnamen pramusim dengan berbesar hati mendoakan Almarhum Suharno.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar menyatakan turut berbela sungkawa atas meninggalnya Pelatih Arema Cronous, Suharno. Ia mengaku tak menyangka, karena setelah laga persahabatan, Selasa (11/8/2015) lalu, ia baru saja bertemu dengan almarhum.

Sebelum kembali pulang ke Bandung usai melakukan uji coba melawan PSGC, tim Persib melakukan doa bersama terlebih dahulu. Umuh pun berharap, keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.

Meninggalnya Pelatih Arema Cronus Suharno pada Rabu (19/8) malam bukan hanya menjadi duka pemain Arema yang berada di Malang. Victor Igbonefo, pemain Arema yang saat ini merumput di Liga Thailand bersama klub Osotspa Saraburi itu juga merasakan duka mendalam.

"Aku sangat sedih bro...," katanya melalui pesan singkat, Rabu (19/8) malam.

Bukan hanya mengingat kebaikan Suharno, Victor juga merasa sangat kehilangan orang yang dekat dengannya saat masih merumput bersama Singo Edan.Tak hanya duka, Victor tak bisa menahan air matanya.

Seperti diketahui, Victor adalah penggawa Arema yang dipinjamkan ke klub Thailand hingga Desember nanti. Dia dipinjamkan lantaran kompetisi di tanah air masih belum jelas. Padahal klub luar negeri berminat dengan dia.

Suharno lahir di Klaten, 1 Oktober 1959. Ia berkarier sebagai pemain mulai dari PS Banteng pada 1978 dan terakhir bermain di Niac Mitra pada 1990. Eks pemain Perkesa 78 dan Niac Mitra (kini Mitra Kukar) memulai menjalani karier kepelatihan pada 1988. Selamat jalan Coach Suharno, semoga amalmu diterima disisi-Nya.

**Update terbaru: Meninggalnya pelatih Arema Cronus, Suharno, akhirnya dikonfirmasi secara langsung oleh media officer klub, Sudarmadji. Sampai saat ini, pihak klub belum mengumumkan penyebab meninggalnya pelatih 56 tahun itu.

"Benar, coach Suharno meninggal jam 8 (malam) tadi mas. Saya urus semuanya dulu mas, maaf belum bisa ngasih penjelasan, nanti dulu mas," katanya saat dihubungi Rabu(19/8).

Saat ditanya tentang kebenaran meninggalnya Suharno saat dalam perjalanan ke Puskesmas Pakisaji, Malang, Sudarmadji membenarkan. 
BAGIKAN:

+1